Ruang Publik

Bentuk dari ruang publik bergantung pada pola dan susunan massa bangunan. Menurut sifatnya ruang umum dapat dibedakan menjadi dua , yaitu:

  1. Ruang Tertutup Umum, yaitu ruang yang terdapat di dalam bangunan.
  2. Ruang Publik Umum, yaitu ruang yang terdapat di luar bangunan.

Definisi ruang publik umum dapat diuraikan sebagai berikut :

  • Bentuk dasar dari ruang publik umum selalu terletak di luar massa bangunan.
  • Dapat dimanfatkan dan dipergunakan oleh setiap orang.
  • Memberi kesempatan untuk bermacam – macam kegiatan.

Contoh ruang publik umum  adalah jalan, pedestrian, taman lingkungan, plaza, taman kota, dan taman rekreasi.

Definisi ruang publik khusus dapat diuraikan sebagai berikut:

  1. Bentuk dasar ruang publik selalu terletak di luar massa bangunan.
  2. Dimanfaatkan untuk kegiatan terbatas dan dipergunakan untuk keperluan khusus / spesifik.

Contoh ruang publik khusus adalah taman rumah tinggal , taman lapangan upacara, daerah lapangan terbang , dan daerah untuk latihan kemiliteran. Menurut kegiatannya, ruang publik terbagi atas dua jenis , yaitu ruang publik aktif dan ruang publik pasif.

  1. Ruang publik Aktif, adalah ruang publik yang mempunyai unsur – unsur kegiatan di dalamnya. Misalkan bermain, olahraga, jalan-jalan, dan lain-lain. Ruang publik ini dapat berupa plaza, lapangan olahraga, tempat bermain anak dan remaja, penghijauan tepi sungai sebagai tempat rekreasi, dan lain-lain.
  2. Ruang publik Pasif, adalah ruang publik yang di dalamnya tidak mengandung unsur – unsur  kegiatan manusia. Misalkan penghijauan tepian jalur jalan, rel kereta api, bantaran sungai, ataupun penghijauan daerah yang bersifat alamiah. Ruang publik ini berfungsi sebagai keindahan visual dan fungsi ekologis semata.

Ditinjau dari Segi Bentuk Menurut Rob Rimer (Urban Space) bentuk ruang publik secara garis besar dapat dibagi menjadi dua, yaitu :

  1. Ruang publik berbentuk memanjang (koridor) pada umumnya hanya mempunyai batas pada sisi-sisinya, misalkan, bentuk ruang publik jalan, dan bentuk ruang publik sungai.
  2. Ruang publik berbentuk membulat pada umumnya mempunyai batas di sekelilingnya, misalkan, bentuk ruang lapangan upacara, bentuk ruang area rekreasi, dan bentuk ruang area lapangan olahraga.

Berdasarkan sifatnya ada dua jenis ruang publik, yakni :

  1. 1. Ruang publik Lingkungan adalah ruang publik atau ruang yang disengaja dibuat untuk memenuhi fungsi tertentu yang terdapat pada suatu lingkungan yang sifatnya umum
  2. 2. Ruang publik Antar Bangunan adalah ruang publik yang tidak disengaja yang terbentuk oleh massa bangunan. Ruang publik ini mempunyai fungsi antara dapat bersifat umum ataupun pribadi sesuai dengan fungsi bangunannya.

Menurut Utermann dan Small terdapat tiga fungsi ruang publik bila dihubungkan dengan bidang arsitektur , yaitu :

  1. Ruang publik untuk kenyamanan (jalan setapak , jalur hijau , taan dan daerah bermain).
  2. Ruang publik serius (area parker dan ruang – ruang pelayanan lainnya).
  3. Ruang publik untuk menciptakan bentuk dan citra.

Adapun ruang terbuang yakni ruang mati atau ruang “sisa” yang ada pada bangunan adalah ruang yang di dalam desain harus dihindari. Bila ini terjadi maka perancangan ruang yang diolah menandakan belum adanya pemikiran secara utuh terhadap pemanfaatan tapak secara keseluruhan. Ruang luar menurut kesan fisiknya terbagi atas :

  1. Ruang positif, yairu suatu ruang publik yang diolah dengan perletakan massa bangunan/ objek tertentu yang melingkupinya dan memberikan manfaat disebut ruang positif. Biasanya di dalamnya terkandung berbagai kepentingan dan kegiatan manusia.
  2. 2. Ruang negatif, yaitu ruang publik yang menyebar dan tidak berfungsi dengan jelas serta bersifat negative , biasanya terjadi secara spontan tanpa kegiatan tertentu. Terbentuk dengan tidak terencanakan, tidak terlingkup dan tidak termanfaatkan dengan baik sesuai dengan kebutuhan. Dapat pula terbentuk akibat adanya ruang yang terbentuk antara dua atau lebih bangunan yang tidak direncanakan khusus sebagai ruang publik.

6 thoughts on “Ruang Publik”

  1. ni sambil blajar ya mas? ketik ulang apa copas nih? Hhe.. *ngeliat numbering yg kurang sempurna* sip2, ane nti jg mau posting ginian ah,

    trimakasih telah memberikan resonansi.. :) ternyata sumber inspirasi yg kubutuh tidak perlu terlalu jauh kucari. He’s my own big brother! Hahah, *expressing excitement of writing in the blog after reading some of your posts*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s