Secangkir Kopi untuk Sore yang Baru

image

Berhenti sejenak dari putaran roda. Ada roda ekonomi, roda nasib, dan roda motor yang semuanya berjejaring di roda kehidupan. Sayup-sayup suara petikan gitar bas klasik mengalun perlahan, dengan volume kecil mengiringi matahari yang kian terlelap, mata, dan hati yang kiranya juga demikian.

Rrrrrrrr… bunyi gilingan mesin kopi berderu, tak lama kemudian Kopi Toraja panas dengan tempe mendoan pesananku datang, melengkapi hari yang kian pekat dengan aromanya yang khas, “terimakasih mas”.

Coffee War, sebuah kafe di daerah Kemang, tepatnya di Jl. Kemang Timur No. 15A menjadi persinggahan sebelum melanjutkan perjalanan. Suasananya sederhana, namun interiornya tertata apik dan cukup nyaman. Ada TV berlangganan, screen & proyektor untuk nonton rame-rame, serta buku-buku lifestyle dan novel menjadi nilai tambah tersendiri.

Sekian, dan kulanjutkanlah minumku ini.

About these ads

One thought on “Secangkir Kopi untuk Sore yang Baru”

  1. Menikmati kopi tidak cukup hanya dengan kopi, gula, air, dan cangkir. Suasana adalah value lain yang diperlukan untuk meningkatkan sensasinya. Coffee War telah menjawabnya dengan tepat, enjoy :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s