Diskusi PAB

Sebelumnya mohon maaf kalau postingan saya membuat berang, khususnya para alumni yang tersinggung dengan postingan sebelumnya. Tapi menurut saya, tidak perlu berkata yang tidak sopan. Maaf karena banyak komentar yang saya sunat, tidak lain karena ada oknum yang mengatasnamakan saya. Tapi karena ini blog saya, saya bertanggungjawab sepenuhnya dengan seluruh isi yang saya buat. Maka saya berniat untuk melanjutkan diskusi di halaman yang berbeda. Jika ingin berkomentar tentang opini saya tentang ospek, silakan ke sini.

Untuk itu, agar tidak out of topic, saya membuat beberapa pertanyaan pembuka yang harus dijawab oleh para alumni baik yang pro maupun kontra dengan isi postingan sebelumnya.

1. Apakah defenisi PAB?

2. Dimanakah posisi alumni dalam setiap kegiatan PAB? Apa sajakah yang bisa dan tidak bisa menjadi hak para alumni?

3. Silakan di list siapa saja yang mau ikut dalam pertemuan off line? (kopdar)

Sementara sekian, silakan dilanjutkan. Thx.

Regards,

miphz – a.k.a – miftah – 2004

Oh iya, sebelum komentar, jangan lupa cantumkan nama dan angkatan, biar lebih akrab.

13 thoughts on “Diskusi PAB”

  1. KODEN
    ANGKATAN 1997

    SAUDARA MIPHZ, YANG TERHORMAT,

    SARAN SAYA,
    COBA ANDA BUAT SEBUAH SEMINAR, ATAU DIALOG, DI JURUSAN, ATAU
    DI TINGKAT FAKULTAS ANDA COBA BUKA DI FORUM TERBUKA MENGENAI MASALAH INI,…

    ANDA UNDANG MAHASISWA, ALUMNI DAN DOSEN JURUSAN/FAKULTAS
    ATAU MUNGKIN REKTOR ATAU PARA PAKAR HUKUM MENGENAI KOMNAS HAM
    ATAU DARI KALANGAN PSIKOLOG, ATAU KEILMUAN SEJENIS

    SEHINGGA SEMUA PEMIKIRAN DAN POLEMIK YANG SELAMA INI MENGGANGU ANDA DALAM MENYELESAIKAN “SKRIPSI” DAPAT TERATASI, TIDAK HANYA SEKEDAR POSTINGAN BELAKA
    YANG KATANYA MAU ANDA TUTUP ALIAS DI RECYCLE, KARENA MEMANG TULISAN ANDA JUGA BERNILAI “HOAKS ARGUMENT”

    TERIMA KASIH SUDAH “MENGKRITISI” PERMASALAHAN “PAB” YANG CUKUP KLASIK INI,

    SAYA KATAKAN , CARA PANDANG ANDA MENYIKAPI PERMASALAHAN INI SEPERTI
    FENOMENA “GUNUNG ES” ATAU IBARAT “KALENG YANG ISINYA KOSONG”
    MIRIP PEMIKIRAN PARA ANGGOTA DEWAN, PANTAS SAJA PARA BELIAU SEPERTI ITU,
    KARENA MUNGKIN CARA BERPIKIRNYA SEPERTI ANDA …

    JANGAN MEMBUAT SEBUAH “STATEMENT”, KALAU MEMANG TIDAK FAHAM MENGENAI
    NILAI ESENSI DAN REFERENSINYA, APALAGI INI MELIBATKAN SEBUAH ORGANISASI
    YANG SUDAH DIBENTUK SEBELUM ANDA BISA MEMBACA …!!!

    TEMAN2 ALUMNI DISINI SUDAH DAPAT MENILAI JENIS, KAPASITAS DAN KUALITAS
    INTELEKTUAL ANDA DALAM TULISAN BLOG ANDA INI, DAN BAGAIMANA MEREKA “BEREAKSI”
    TERHADAP APA YANG ANDA POSTING

    INI MENGENAI HARGA DIRI ANDA DI MATA ALUMNI, BERBICARA LEBIH JAUH,
    MELIBATKAN ANGKATAN, JURUSAN STUDI DAN ALMAMATER ANDA SEBAGAI
    “MAHASISWA” DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

    ANDA BERANI …?
    KAMI TUNGGU AKSI ANDA

  2. Wahhhhhhh…….I haven’t read about all of these but basically I liked PAB, OPSPEK, or whatever u’ll called. I did like the late Masa Orientasi. Those gave me so much memories on my youth and coloured my life. I do agree with u with ‘tanpa kekerasan’, but in my time it was so attractive. Maybe in your time was not giving u good memories and all that left was bad or even worst …….
    The senor and senorita were having much actions (even sometimes very weired) but still in a very good coordination with the party (panitia maksudnya)……but for nowadays I think u have to make some modification for that OS. Should see the field and time. Can’t be like the old days…..
    By the way, do I know you? I don’t even know ur full name……Do you know me too? I’m kind like stranger here….hehehe….
    Like to have these as my reading session…..Thank you ……

  3. kenalin diri dong miph makanya….biar semua angkatan tau..jadi ga maen kucing2an mulu..he2
    kemaren kan baru pada slesei PAB anak 10 tuh…coba lo tanyain aja tanggapan anak baru kaya gimana?

    apa praktek2 Orde Lama masih sedahsyat jaman kita ataukah udah menurun kadarnya..

    Kang Dinar seangkatan ma Kang Icong ma Kang Aenal dkk jg ga???
    soalnya mereka sering cerita2 tuh…..salam kenal

  4. about the questions:
    1. PAB merupakan SALAH SATU proses kaderisasi. Everybody should know and understand about PROSES and KADERISASI meanings not only about ceremonial even MIINGISME.
    2. No need to argue and too mush discuss if you have a meaningful about 1st question.
    3. No need to answer just invitation.
    Appreciate with your others posting, please give your mind more wide poit of view..biar tidak heureut [distorsi mun dina gambar perspektif 3 titik hilang mah..]

    ..iinggrisan nurutan kang Dinar [emut dikenalkeuna ku tepong ‘adi kamside’ 95] ..hehe

  5. sanes kang dinarrrr atuhhhh kasep……eta teh TEH DINAR IRENE TOBING’90 HALAAAHHHH………..

  6. Assalamualaikum Mips,
    Perkenalkan Mips, aku holid, tekbang (pend. arsitektur) angkatan 97. no hp 081378777416.
    sekarang aku tinggal di Pekanbaru. aku bukan dari orang yang terkenal dari lingkungan kampus, tapi aku begitu merasa dekat dengan para senior.
    bahkan kuliahpun sampai masuk list DO, (7 Tahun leuwih), dan aku pun sampai masuk karantina skripsi untuk mengejar target kelulusan.
    setelah membaca artikel yang saudara tulis, aku sempat memuji saudara atas keberanian dan semangat terhadap mengkritisi suatu keadaan yang sudah menjadi tradisi dalam suatu lingkungan organisasi. yaitu PAB.
    namun saudara mips hanya melihat dari sisi yang sangat jauh, sehingga penilaian dan pandangan saudara untuk PAB tidak jelas, tidak nampak. segala sesuatu yang dilihat dari sisi yang buruk hasilnya akan buruk semua, bahkan sisi baik yang sangat besar akan hilang sama sekali, termasuk aku melihat saudara mips langsung dari sisi buruk aku, maka hasiknya pun bahwa seorang mips adalah seorang yang buruk dan pengecut.
    perlu saudara ketahui mengenai PAB adalah sebua karya yang sudah di cetuskan dari berbagai macam pemikiran, ilmu, tradisi, dan elemen2 lainnya yang ada dalam civitas akademika tekbang. sekarang kenyataannya saudara mips mau (maaf, menghilangkan) sebua prosses yang sangat potensial untuk mendekatkan kekeluargaan antara angkatan mahasiswa baru, senior dan para alumnus, termasuk para dosen yang duduk di tekbang. itu bukanlah sebuah pemikiran yang keluar dari seorang intelektual.
    perlu saudara ketahui juga, saya adalah korban dari kekerasan PAB, saat itu saya baru tiba di lokasi PAB, saya langsung di hajar habis sama Mr. entod, gara2 dikantong celana ada sebungkus rokok ardath, tapi hal itu gak pernah membuat diriku tersiksa, dendam, apalah namanya terserah. kekerasan yang diterima saat itu membuat saya merasa sehat dan bisa melaksanakan aktifitas rumah tangga sehari – hari ( ahhh gelo! siga iklan obat kuat euy!!!) ngarah tong serius teuing lah mips!
    tapi intina didinya nyieun artikel siga nu kararitu matak pikadoreksaeun, matak mamala jang diri soraragan, urang ayeuna geus ngarasa jauh ti lingkungan kampus tapi ngarasa deket jeng para alumnus, urang masih hubuungan bisnis jeung si Bob angkatan 94, dayen, iman KP angkatan 99, opot 96, hendri 92, itan 90, kardinal 90, teh wini angk 90. cakrud 95, jeung loba deui babaturan di pelosok nagari ieu anu masih komunikasi.
    tah ayeuna mah kieu, bener ceuk babaturan urang cep denden, ayakaeun gempungan anu pola jeng konsep PAB menurut persi maneh, terus buktikeun hasil anu bakal kaluar tina konsep maneh, atau langsung praktekeun (ngorbankeun hiji angkatan teu nanaon meureun nya?) ka sa angkatan weh..
    lamun hasilna sesuai anu di pikaharep ku maneh, urang salut (leuwih salut).
    sok cobaan…. hayang nyaho lah!!!

    CAU
    Juragan Kost di Negland

  7. punten,,,,,,,

    hapunten sateuacanna, kangge kang miftah, oge kangge alumni nu sim kuring pihormat.

    bahasa Indonesia we nya ah,

    setelah membaca posting-an tentang PAB (dll)dan komentarnya, saya merasa perlu diadakannya diskusi/ seminar/ ataupun ngobrol bersama secara terbuka. karena dalam dunia maya ini ada hal2 yang hilang dalam menyampaikan pendapat. seperti tidak bisa melihat mimik wajah akang teteh yang berpendapat, yang terpenting adalah biar kita sama2 kenal satu sama lain….kan katanya biar akrab.heheheh

    masalah waktu mah bisa diatur, saya juga sedang mengontrak skripsi kok kang. mumpung masih berstatus mahasisiwa, pami aya obrolan ‘offline’ abdi ijin ngiringan ah, ngiring ngadangukeun, mudah2n we aya elmu nu kaangge.

    hatur nuhun.

    salam,
    wiraprima

  8. maklum aja atuh kang klo ga kenal, da teh dinar angkatan 90..
    lagian saya jg perempuan, Risania angkatan 2004, jgn panggil kasep atuh… :p

  9. sist gren……………=====>>> kan kamu mah perempuan yang tampan jadi dipanggil kasep kaleee wkkkwkkwkwkw *kidding

  10. Nama Lengkap : Dede Heriadi
    Nama Panggilan : Ubul
    Angkatan : 2005
    Pengalaman Organisasi : Gak jelas
    Kuliah : Gak jelas juga

    Salam buat Bang Admin, Miftah tea ya nama asli nya?
    Angkatan 2004 ya om? Eh Kang???
    Saya selaku kacapiring di KMA Kridaya, mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur UPI yang (mungkin) tidak terlalu dikenal sama orang2 himpunan, bahkan (mungkin juga) tidak dikenal sama alumni2 yang dulu aktif dari zaman walanda sampe jaman duren (sekarang), soalnya saya mah orangnya pendiem, di kampus teh cuma tahu Kuliah aja, ngerjain PR, asistensi, sudah weh. (Bari jeung teu lulus-lulus).
    Tapi kalo KMA Kridaya lagi ngadain acara, sekali-kali saya juga suka datang buat nengok-nengok (Cuma iseng aja liat-liat Sekalian cari kenalan di sana, kali aja ada yang singlet, meskipun angger teu meunang2 nepi ka ayeuna), da kalo ikut nimbrung di acaranya, apalagi kalo harus sampe ikut ngurusin acara ntu mah saya gak ngerti yang begituan mah, begitu lho bang admin…

    Jadi kalo ngomongin PAB, LDKM, RAPAT ANGGOTA, MUMAS, AD/ART, OSPEK, PENGKADERAN, dan sebangsanya, saya gak ngerti, jadi saya mah mending ngomongin yang lain aja ya…

    Begini bang admin, saya punya ide, bagaimana kalau saya jualan Gehu Pedas di lingkungan KMA Kridaya, kira2 bakal laku nggak ya…?!??!
    Kan begus tuh, biasanya kan anak2 Himpunan pada suka rapat, terus suka butuh konsumsi, jadi kan biar efektif, saya jualan Gehu Pedas di sana… (begetoh…)
    Kalo perlu saya jualan ES KOPYOR juga buat minumannya…

    Melihat potensi anggota KMA Kridaya yang suka banyakan kalo ada acara rapat dan sebangsanya teh (yang dateng suka banyak, biasanya ampe puluhan), saking banyaknya saya jadi tertarik buat jualan Gehu Pedas di sana, masa sih dari sekian banyak yang datang, gak ada satupun yang mau beli Gehu Pedas saya???

    Bagaimana menurut bang Admin???
    Kalo sekiranya Gehu Pedas gak cocok buat dikonsumsi di sana, kira2 Bang Admin bisa ngasih saran ke saya, sebaiknya saya harus jualan Apa ya di sana??? Yang kira2 dapat dikonsumsi semua orang di KMA Kridaya??? Apakah Goreng Tempe? Sayur Asem? Nasi Timbel? Atau Cilok? Atau Kerupuk?

    Bantu saya untuk memberikan pertimbangan (nasihat berniaga) kepada saya dong bang admin…
    Cuma Bang Admin yang sepertinya bisa menolong usaha dagang saya di sana…
    Saya meminta bantuan sama Bang Admin, karena saya berpikir Bang Admin udah tahu banyak tentang KMA Kridaya, termasuk orang2 di dalamnya, bahkan dari jaman walanda sampe jaman rambutan…
    Termasuk hobi dan makanan kesukaan anak2 KMA Kridaya…
    Termasuk makanan yang layak dan tidak layak untuk anggota KMA Kridaya…
    Sepertinya bang Admin paling tahu tentang itu… Terlihat jelas dari tulisan Bang Admin sebelum2 nya… Hehehe…

    Jadi mohon bantuannya yang bang Admin…
    Supaya saya bisa sukses berdagang di lingkungan KMA Kridaya , terus saya dapat duit banyak…
    Terus saya bisa bayar SPP dan kuliah saya lancar…
    Amin…

    NB : Eh, ngomong2, ari Kang Miftah teh nu mana tea nya?
    naha asa jarang ningali pami abi ameng ka kegiatan2 di KMA Kridaya teh???
    Oh nuju sibuk meureun nya kang…
    Mugi2 ke pami aya kegiatan deui, diantos ku abdi nya, sugan we abi tiasa konsultasi dagang secara oplen…
    Nuhun mangga….

    Wassalam
    Dede Heriadi (Ubul)

    Kalo bang admin sudah ada saran, silahkan kontak saya di :

    Email : dede.heriadi@gmail.com
    Web : http://www.ubulisme.co.tv
    Facebook : Dede Heriadi (Ubul)
    Twitter : Ubulisme
    Handphone : 085222644700

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s